Bagaimana Indonesia menjalani Hari Anak?
Hari Anak Nasional
- Tanggal setempat
- 23 Juli 2027
Hari Anak Nasional Indonesia jatuh 23 Juli, ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984. Ia bukan hari libur, melainkan peringatan nasional yang dikelola Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan tema baru setiap tahun — HAN ke-42 pada 2026 mengusung tema menyayangi anak, melindungi, dan membangun masa depan, sementara pesan Kemendikdasmen tahun itu mengajak anak kembali bermain dan mengurangi pemakaian gawai. Nuansanya lebih dekat ke mobilisasi kebijakan daripada hari raya keluarga. Tanggal 23 Juli ditetapkan lewat instrumen kepresidenan: Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 memancangkan Hari Anak Nasional pada hari itu. Ia jatuh pada pekan-pekan awal tahun ajaran, sehingga kegiatannya sebagian besar digelar di dalam sekolah, dengan pemerintah daerah dan sekolah bersama-sama menjadikannya satu perhelatan nasional yang serentak dan besar, bukan perayaan yang dijaga di dalam keluarga.
Apa tema ini?
Enam tempat menempatkan Hari Anak pada enam tanggal berbeda, tersebar dari April hingga November, dan 'siapa yang libur' pun berbeda: Taiwan meliburkan semua orang, Tiongkok daratan memberi libur hanya kepada anak di bawah empat belas tahun, Jepang menuliskan rasa terima kasih kepada ibu ke dalam tujuan hukumnya, Indonesia menjadikannya peringatan berdasarkan Keputusan Presiden dengan tema tahunan dari kementerian, Brasil berbagi tanggal dengan santo pelindung negara, dan India mengaitkannya dengan hari lahir Nehru.
Sumber dan tanggal
Tanggal mengikuti zona waktu, kalender, dan pengumuman resmi setempat. Periksa sumber jika tanggal diperkirakan atau berbeda menurut daerah.