aeiou.now

topik: Lamaran dan Pertunangan

Bagaimana Taiwan menjalani Lamaran dan Pertunangan?

Topik keseharian

Pertunangan di Taiwan adalah pertunangan dalam arti hukum. Sejak perubahan 2021 yang berlaku pada 2023, usianya tujuh belas untuk bertunangan dan delapan belas untuk menikah, sama bagi semua. Ketentuan yang menentukan adalah Pasal 975 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata: pelaksanaan pertunangan tidak dapat dipaksakan — bahkan setelah bertunangan, satu pihak tidak dapat menuntut agar pernikahan dilangsungkan, hanya menuntut ganti rugi. Jadi pertunangan di Taiwan berat secara upacara — lamaran, seserahan, upacara resmi — sementara undang-undangnya sengaja menyisakan jalan keluar. Karena itu sengketa soal seserahan di Taiwan ditangani sebagai tuntutan pengembalian, bukan tuntutan agar pihak lain menikah.

Apa tema ini?

Pertunangan bukanlah perkawinan. Taiwan menetapkan pertunangan pada usia 17 dan perkawinan pada 18, serta janji menikah tidak dapat dipaksakan; Indonesia setelah perubahan 2019 menetapkan usia minimum menikah 19 untuk kedua jenis kelamin, sementara lamaran lebih dulu menjadi pengakuan terbuka antar-keluarga. Di Tiongkok daratan, sengketa sering menyangkut pengembalian uang atau barang pertunangan; Jepang tidak memiliki undang-undang pertunangan khusus, India dipengaruhi hukum personal tiap komunitas, Brasil mengizinkan perkawinan bebas pada usia 18, dan Amerika Serikat menangani kepemilikan cincin menurut negara bagian. Halaman ini membandingkan makna sosial, negosiasi keluarga, persetujuan, dan bobot hukum.

Sumber dan tanggal

Tanggal mengikuti zona waktu, kalender, dan pengumuman resmi setempat. Periksa sumber jika tanggal diperkirakan atau berbeda menurut daerah.