aeiou.now

topik: Cuti berbayar berapa hari, lembur dihitung bagaimana — apa bedanya tujuh negara

Bagaimana aturannya di India?

Topik keseharian

Selama puluhan tahun, aturan cuti tahunan India hanya diatur dalam Pasal 79 Factories Act 1948, dan hanya berlaku bagi pekerja pabrik: siapa pun yang bekerja setidaknya 240 hari dalam satu tahun kalender mendapat satu hari cuti untuk setiap 20 hari kerja (dewasa) atau setiap 15 hari (pekerja anak), dengan batas akumulasi 30 hari untuk dewasa dan 40 hari untuk anak-anak. Yang lebih penting adalah apa yang tidak pernah dicakup undang-undang ini — toko, restoran, kantor, dan tempat usaha komersial lain, yang justru diatur oleh Shops and Establishments Act masing-masing negara bagian, dengan aturan berbeda di tiap negara bagian. India, pada praktiknya, tidak pernah memiliki satu standar cuti tahunan nasional yang seragam. Itu berubah pada 21 November 2025, ketika empat kode ketenagakerjaan baru mulai berlaku secara nasional; Occupational Safety, Health and Working Conditions Code menggabungkan tiga belas undang-undang — termasuk Factories Act — menjadi satu, dan menurunkan ambang kelayakan dari 240 hari menjadi 180 hari, sambil mempertahankan konversi yang sama yaitu satu hari cuti untuk setiap 20 hari kerja. Upah lembur relatif sederhana: di bawah aturan lama, bekerja melebihi 9 jam sehari atau 48 jam seminggu memicu upah dua kali lipat; kode baru mengubah ambang harian menjadi 8 jam (mingguan tetap 48 jam), tetapi pengalinya tidak berubah — tetap dua kali lipat.

Apa tema ini?

Pasal 38 Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan Taiwan membagi cuti tahunan menjadi enam tingkat: 3 hari pada enam bulan, 7 hari pada satu tahun, 10 hari pada dua tahun, 14 hari per tahun untuk tiga hingga lima tahun, 15 hari per tahun untuk lima hingga sepuluh tahun, dan tambahan 1 hari per tahun setelah sepuluh tahun, dengan batas 30 hari; cuti yang tidak diambil tidak hangus — Pasal 38 ayat 4 mewajibkan pemberi kerja membayar upahnya.

Pasal 39 Jepang dimulai dari 10 hari setelah enam bulan hingga mencapai batas 20 hari pada 6,5 tahun; sejak 2019 pemberi kerja juga wajib memastikan pekerja yang berhak mengambil setidaknya 5 hari, tetapi berdasarkan Pasal 115, cuti yang tidak digunakan dalam dua tahun akan hangus begitu saja — tanpa kompensasi.

Peraturan Cuti Tahunan Berbayar Tiongkok daratan mensyaratkan 12 bulan kerja terus-menerus untuk memenuhi syarat, lalu memberi 5, 10, atau 15 hari berdasarkan masa kerja kumulatif, dengan kewajiban membayar 300% upah harian untuk setiap hari yang tidak dijadwalkan perusahaan (Pasal 5).

Hukum federal AS sama sekali tidak mengenal cuti tahunan berbayar berdasarkan undang-undang — Fair Labor Standards Act tidak mengatur cuti sama sekali, menyerahkan sepenuhnya kepada pemberi kerja atau negara bagian apakah dan berapa banyak cuti diberikan.

Perlindungan cuti di India lama hanya ada dalam Pasal 79 Factories Act, mencakup pekerja pabrik yang mencapai 240 hari kerja setahun dengan rasio satu hari per 20 hari kerja; toko dan sektor jasa selalu diatur oleh hukum negara bagian yang berbeda-beda, dan kode ketenagakerjaan baru pada November 2025 barulah menurunkan ambang batas menjadi 180 hari.

Pasal 79 Indonesia memberi 12 hari setelah 12 bulan; manfaat istirahat panjang dua bulan yang dulu wajib setelah enam tahun kerja kini hanya bersifat opsional setelah amendemen undang-undang.

Pasal 130 CLT Brasil memberi 30 hari, tetapi ketidakhadiran tanpa alasan selama tahun itu mengurangi jumlahnya, dan pekerja bisa menukar hingga sepertiga menjadi uang tunai (Pasal 143).

Perbedaan upah lembur bahkan lebih besar: Taiwan membayar premi sepertiga untuk dua jam pertama dan dua pertiga setelahnya; Jepang menambah premi 50% setelah 60 jam sebulan; Tiongkok memiliki tiga tingkat — 150% hari biasa, 200% hari istirahat, 300% tunai untuk hari libur nasional; AS hanya menghitung 1,5 kali untuk jam di atas 40 seminggu, tanpa aturan harian atau batas jam; India membayar dua kali lipat secara tetap untuk jam di atas batas hukum; Indonesia membayar 1,5 kali jam pertama dan 2 kali setelahnya, dengan batas 4 jam sehari; Brasil mewajibkan premi minimal 50% tetapi membatasi lembur hingga 2 jam sehari.

Sumber dan tanggal

Tanggal mengikuti zona waktu, kalender, dan pengumuman resmi setempat. Periksa sumber jika tanggal diperkirakan atau berbeda menurut daerah.