topik: Setelah anak lahir, berapa hari yang diberikan hukum
Bagaimana Brasil menjalani Setelah anak lahir, berapa hari yang diberikan hukum?
Topik keseharian
Cuti melahirkan di Brasil berdurasi 120 hari, tertulis pada Pasal 392 Kitab Undang-Undang Perburuhan: pekerja perempuan yang hamil berhak atas cuti melahirkan 120 hari, tanpa kehilangan pekerjaan maupun gajinya. Ayat 1 pasal yang sama membiarkan dia memilih kapan cuti dimulai — dengan surat keterangan dokter, hari mulai meninggalkan pekerjaan boleh jatuh di mana saja antara hari ke-28 sebelum persalinan dan persalinan itu sendiri; jadi kapan cuti dimulai adalah keputusannya, bukan keputusan pemberi kerja. Ada pula jalan untuk menambah: Undang-Undang Nomor 11.770 Tahun 2008 membentuk Program Perusahaan Warga, yang memungkinkan perusahaan peserta memperpanjang cuti enam puluh hari lagi, menjadi 180 hari, asalkan pekerja mengajukannya sebelum akhir bulan pertama setelah melahirkan; perpanjangan yang sama berlaku bagi yang mengadopsi atau memperoleh hak asuh untuk pengangkatan anak. Jadi Brasil punya lantai hukum yang berlaku bagi semua orang dan, di atasnya, lapisan perpanjangan sukarela yang digerakkan insentif pajak.
Apa tema ini?
Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan Taiwan memberi cuti melahirkan delapan minggu, dibayar penuh setelah enam bulan masa kerja. Undang-undang Jepang bergerak ke arah lain: Pasal 65 melarang pemberi kerja mempekerjakan perempuan selama delapan minggu setelah melahirkan — bukan hak, melainkan larangan. Kitab Undang-Undang Perburuhan Brasil menetapkan 120 hari. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 di Indonesia menetapkan paling singkat tiga bulan dan tiga bulan tambahan bila diperlukan, dengan persentase upah dirinci bulan demi bulan. FMLA Amerika menyatakan dengan gamblang bahwa cuti itu "boleh berupa cuti tanpa upah".
Sumber dan tanggal
Tanggal mengikuti zona waktu, kalender, dan pengumuman resmi setempat. Periksa sumber jika tanggal diperkirakan atau berbeda menurut daerah.