Bagaimana aturannya di Taiwan?
Topik keseharian
Aturan uang jaminan Taiwan ada di Pasal 7 Undang-Undang Pengembangan dan Pengelolaan Pasar Sewa Perumahan: uang jaminan tidak boleh melebihi dua bulan sewa total, klausul yang meminta lebih dinyatakan batal, dan pemilik yang memungut berlebih bisa didenda NT$30.000 hingga NT$300.000. Untuk mengakhiri sewa lebih awal, Pasal 10 mencantumkan lima alasan — kerusakan yang tidak diperbaiki penyewa, sewa menunggak lebih dari dua bulan meski sudah ditagih, menyewakan kembali tanpa izin, pemilik mengambil kembali untuk dibangun ulang, dan lainnya — sebagian besar memerlukan pemberitahuan tertulis tiga puluh hari sebelumnya; pengambilalihan untuk pembangunan ulang perlu tiga bulan. Penyewa juga bisa mengakhiri sewa lebih awal dengan pemberitahuan tiga puluh hari berdasarkan Pasal 11. Pemerintah memberi subsidi sewa dan keringanan pajak bagi pemilik yang mendaftar lewat agen sewa resmi, tetapi pendaftaran bersifat opsional dan tidak memengaruhi keabsahan kontrak — hanya memengaruhi kelayakan menerima subsidi. Syarat uang jaminan dan waktu pengembaliannya seharusnya tertulis dalam kontrak; dalam praktiknya, sebagian besar sengketa muncul dari penilaian kondisi rumah saat pindah keluar, bukan dari jumlah uang jaminannya.
Apa tema ini?
Undang-Undang Pengembangan dan Pengelolaan Pasar Sewa Perumahan Taiwan membatasi uang jaminan maksimal dua bulan sewa (Pasal 7), dan Pasal 10 mencantumkan lima alasan pemilik dapat mengakhiri sewa lebih awal — empat di antaranya perlu pemberitahuan tertulis tiga puluh hari sebelumnya, sedangkan pengambilalihan untuk pembangunan ulang perlu tiga bulan.
Peraturan Sewa Perumahan Tiongkok (Peraturan Dewan Negara No. 812, berlaku sejak 15 September 2025) hanya mewajibkan besaran uang jaminan, waktu pengembalian, dan alasan pemotongan dicantumkan dalam kontrak — tanpa batas atas jumlahnya sama sekali.
Pasal 622-2 KUH Perdata Jepang mewajibkan pemilik mengembalikan shikikin (uang jaminan) setelah sewa berakhir dan properti dikembalikan, dikurangi utang penyewa; Jepang juga punya kebiasaan reikin — uang terima kasih untuk pemilik yang biasanya tidak dikembalikan dan tidak diatur atau dibatasi oleh undang-undang mana pun — sementara Pasal 28 Undang-Undang Sewa Tanah dan Bangunan mewajibkan "alasan yang sah" sebelum pemilik dapat menolak perpanjangan atau mengakhiri sewa, sehingga penyewa tidak bisa begitu saja disuruh pergi.
Amerika Serikat tidak punya aturan federal sama sekali — peran HUD terbatas pada anti-diskriminasi di bawah Fair Housing Act, dan batas uang jaminan ditetapkan oleh masing-masing negara bagian; Kode Sipil California §1950.5, setelah amendemen AB 12 yang berlaku Juli 2024, memangkas batas dari dua-tiga bulan menjadi satu bulan.
Model Tenancy Act 2021 India hanyalah undang-undang contoh untuk diadopsi negara bagian — mengusulkan batas dua bulan untuk hunian dan enam bulan untuk komersial — tetapi sebagian besar negara bagian masih memakai Rent Control Act lama mereka sendiri.
Hukum sewa Indonesia masih berpijak pada KUHPerdata peninggalan zaman Belanda (Pasal 1548 dan seterusnya); besaran uang jaminan sepenuhnya diserahkan pada kesepakatan, dan jika penyewa menolak pindah, pemilik tidak bisa mengusirnya sendiri — harus melalui proses pengadilan.
Undang-Undang Sewa Brasil membatasi caução maksimal tiga bulan sewa dan wajib disimpan di rekening tabungan (Pasal 38), sementara Pasal 46 memungkinkan pemilik mengambil kembali properti tanpa alasan setelah kontrak berdurasi tiga puluh bulan atau lebih berakhir.
Sumber dan tanggal
Tanggal mengikuti zona waktu, kalender, dan pengumuman resmi setempat. Periksa sumber jika tanggal diperkirakan atau berbeda menurut daerah.
